Banner Iklan Kursus SEO
Menu Click to open Menus
Home » Optimasi Mesin Pencari » Metode Split Test Teknik SEO

Metode Split Test Teknik SEO

(680 Views) September 28, 2016 8:38 am | Published by

Metode Split Test Teknik SEO

Sering kali saya mendapatkan pertanyaan seperti ini :

  • Mas Def kalau saya melakukan teknik ini aman gak ya?
  • Mas Def ini sudah benar belum ya?
  • Mas Def web saya ko gak naik-naik, apa teknik yang  saya lakukan salah?

Dan masih banyak pertanyaan-pertanyaan lain seperti itu, yang intinya hanya bagian dari rasa takut mereka dalam mengerjakan SEO.

SEO itu bukan ilmu pasti. Belajar matematika 1 + 1 pasti semua akan menjawab 2, namun tidak berlaku untuk SEO.

Sepanjang perjalanan, saya belajar dari banyak guru. Melalui seminar, kursus sampai ke kelas private.

Tidak jarang antara guru satu dengan yang lainnya mengemukakan pendapat yang bertentangan, yang satu bilang teknik A bagus, namun yang lainnya mengatakan teknik A buruk.

Satu-satunya jalan untuk memastikan teknik itu bagus atau buruk, ya dengan cara mempraktekannya langsung.

Dua tahunan bongkar pasang teknik, mencoba satu persatu teknik SEO yang saya dapatkan. Teknik yang buruk dibuang, teknik yang bagus dicatat untuk diterapkan kembali.

Dari percobaan itu saya menemukan rangkaian teknik terbaik dan kembali menguji cobanya ke beberapa website lain. Jika berhasil maka memang teknik ini bekerja, jika tidak berarti ada susunan tekniknya yang terlewat atau tidak tercatat.

Terus melakukan percobaan sampai akhirnya menemukan teknik yang saat ini digunakan (Telah di uji coba ke puluhan website pribadi maupun website peserta Kursus SEO dan berhasil membawa website ke halaman satu Google).

Mas saya sudah mencoba semua teknik yang saya temukan di internet, namun belum juga berhasil?

Yakin Anda sudah mencoba semuanya, seperti apa metode yang Anda lakukan saat mencoba tekniknya. Apakah Anda langsung mencoba semua teknik secara bersamaan atau satu persatu.

Jika Anda mencoba semua tekniknya secara bersamaan, bagaimana cara Anda mengetahui teknik mana yang bekerja maksimal, dalam artian mampu membawa website Anda ke halaman satu Google dan teknik mana yang tidak bekerja.

Jadi apa harus di coba satu per satu mas?

Ya, untuk mendapatkan data teknik mana yang bekerja dan tidak, mau tidak mau harus mencobanya satu persatu.

Dan jangan lupa, sebuah teknik membutuhkan waktu untuk bekerja, tidak lantas hari ini Anda lakukan hari ini juga website naik di halaman satu Google.

Seringkali dalam kelas kursus SEO, peserta menanyakan teknik yang belum pernah saya lakukan. Jawaban saya hanya simpel, coba saja dan lihat hasilnya, lakukan banyak percobaan dan banyak kesalahan selama masa belajar tapi jangan melakukan kesalahan yang sama nantinya :).

Apa yang menjadi acuan sebuah teknik bekerja atau tidak mas?

Yang menjadi acuan tentu saja peringkat website Anda di halaman pencarian Google, setelah melakukan sebuah teknik apakah peringkatnya tetap, naik atau justru malah turun.

Tapi jangan terburu-buru mengambil kesimpulan, langsung menganggap teknik A buruk ketika website Anda turun. Ada beberapa pola yang saya temui saat uji coba :

  • Peringkat website naik
  • Peringkat website turun
  • Peringkat website naik kemudian turun
  • Peringkat website turun kemudian naik
  • Website hilang dari Google

Peringkat website naik, berarti teknik ini bekerja dengan baik, tapi jangan terburu-buru mengambil kesimpulan, beri waktu untuk menunggu apakah tetap di atas atau justru turun kembali.

Peringkat website turun, berarti teknik ini bekerja dengan buruk, jangan lakukan teknik ini lagi. Tapi sekali lagi tunggu selama beberapa waktu apakah terus turun atau justru naik beberapa minggu kemudian.

Peringkat website naik kemudian turun, jika menemukan seperti ini ada 2 faktor :

  1. Teknik ini buruk namun Google baru menditeksinya setelah beberapa waktu (biasanya dalam kasus backlink).
  2. Teknik ini bagus hanya saja ketika Google memberikan website Anda kesempatan untuk berada diperingkat lebih baik, faktor lainnya tidak mendukung. Biasanya lebih ke faktor On Page SEO nya yang kurang mendukung. Kalau ini terjadi Anda perlu perbaiki On Page SEOnya.

Peringkat website turun kemudian naik, ini juga sering terjadi setelah melakukan sebuah teknik. Tiba-tiba website turun beberapa peringkat kemudian naik drastis.

Website hilang dari Google, jika ini terjadi jangan pernah gunakan teknik ini lagi. Berarti teknik ini melanggar kebijakan Google.

 

Kalau begitu, SEO bisa dipelajari secara otodidak tanpa harus ikut Kursus SEO?

Ya, SEO bisa dipelajari secara otodidak. Beberapa orang pernah menghubungi saya dan mengatakan websitenya berhasil masuk ke halaman satu Google hanya dengan membaca teknik-teknik yang saya share gratis di defriansyah.net dan mempraktekannya.

Ada juga yang belajar secara otodidak dengan membaca artikel-artikel SEO yang di share di internet secara gratis dan mempraktekannya.

Pertanyaannya :

  • Berapa lama waktu yang mereka habiskan untuk menemukan teknik yang benar?
  • Berapa kali mereka jatuh, website terkena hukuman Google sampai yang terburuk hilang dari halaman pencarian Google?
  • Seberapa tahan Anda dengan prosesnya?

Dengan kursus atau belajar dari ahlinya, memangkas waktu untuk trial error.

Jadi mulai sekarang jangan takut untuk mencoba teknik SEO yang Anda dapatkan.

Categorised in:

Comment Closed: Metode Split Test Teknik SEO

Sorry, comment are closed for this post.