Untuk pembaca ebook Closing Sakti
Klien Tercecer Karena Follow-up Hanya Mengandalkan Ingatan?
Sistem ini mengirim pesan follow-up sesuai jadwal. Begitu klien membalas, Anda yang mengambil alih untuk konsultasi dan closing.
- Bukan robot penjawab
- Closing tetap di tangan Anda
Masalahnya
Klien tidak hilang karena menolak. Mereka hilang karena terlupa.
Coba Anda bayangkan. Calon klien berkata, “Nanti saya kabari, ya.” Lalu hari-hari Anda penuh urusan lain, dan saat teringat, ia sudah membeli di tempat lain.
Tanpa sistem
- Jadwal follow-up hanya ada di kepala atau buku catatan.
- Klien yang bilang “nanti saya kabari” pelan-pelan terlupa.
- Anda terlambat menyapa, padahal penawaran Anda tidak kalah bagus.
Dengan sistem
- Pengingat dan pesan follow-up terkirim sesuai jadwal.
- Begitu klien membalas, Anda yang mengambil alih percakapan.
- Konsultasi dan closing tetap dengan gaya Anda sendiri.
Cara kerjanya
Sistem yang mengingat, manusia yang melayani
Sistem mengingatkan
Jadwal follow-up setiap calon klien tercatat dan diingatkan tepat waktu.
Pesan terkirim
Pesan follow-up dikirim ke calon klien sesuai jadwal.
Anda ambil alih
Begitu klien membalas, Anda atau tim Anda melanjutkan konsultasi sampai closing.
Ini bukan robot penjawab. Sistem hanya memastikan tidak ada klien yang terlupa, sedangkan percakapan dan keputusan tetap di tangan manusia.
Lihat sendiri cara kerjanya
NB: Jika Anda datang dari ebook Closing Sakti, Anda sudah tahu betapa pentingnya follow-up. Halaman ini untuk Anda yang ingin menjalankannya secara konsisten tanpa harus mengingat semuanya sendiri.
Klik tombol, WhatsApp terbuka dengan pesan yang sudah siap kirim.