Menu Click to open Menus
Home » Bisnis Online » Strategi Bisnis Online

Strategi Bisnis Online

(159 Views) November 30, 2018 5:33 am | Published by

STRATEGI BISNIS ONLINE

Tulisan kali ini sedikit berat, membahas tentang Strategi Bisnis Online yang saya lakukan. Ada banyak sebenarnya tapi saya tuliskan yang paling sederhana saja agar mudah dimengerti. Terpenting jika menerapkannya bisa berdampak untuk bisnis Anda.

Jangan lupa siapkan kopi dan cemilannya ya, plus buku catatan dan alat tulis. Siapa tau ditengah-tengah nanti Anda mendapatkan ide brilian untuk diterapkan pada bisnis Anda.

Kita mulai ya . . .

Strategi Bisnis Online harus disesuaikan dengan bisnisnya sendiri, jadi strateginya tentu berbeda antara satu produk dengan produk lainnya. Tapi disini yang akan saya bahas produk yang umum saja ya.

Kebanyakan orang, mungkin juga Anda. Berpendapat bahwa bisnis online itu hanya sebatas menjual secara online. Bagaimana cara mendapatkan traffic sebanyak-banyaknya untuk kemudian dikonversikan menjadi penjualan. Dahulu saya juga seperti itu.

Mencari traffic sebanyak-banyaknya dari sosial media, mencari traffic sebanyak-banyaknya dari mesin pencari untuk kemudian ditawarkan sebuah produk dan cling penjualan pun terjadi. Hanya sebatas itu saja.

Untuk awal, ini tidak ada salahnya. Fokus kita saat membangun sebuah bisnis adalah bagaimana cara agar dapur tetap ngebul. Jadi tidak masalah ini dilakukan. Tapi jika hanya sebatas ini saja yang Anda lakukan, bisnis akan Stagnan.

Kapten, saya melakukan itu saja sudah bisa tembus omset ratusan juta

Pertanyaannya sampai kapan? apakah itu berlangsung terus-menerus, atau hanya sementara. Saat ini bisa mendapatkan omset ratusan juta tapi beberapa bulan ke depan, apakah Anda yakin tetap seperti itu?

Memang, beberapa UKM yang saya temui tanpa sadar mereka telah melakukan strategi bisnis online yang bagus, tanpa sengaja melakukan strategi bisnis yang benar. Sampai akhirnya bisa membawa bisnisnya meningkat luar biasa. Tapi kebetulan ini tidak berlaku bagi semua orang.

Daripada hanya mengharapkan kebetulan, lebih baik kita pelajari polanya. Setuju!

Seperti yang saya katakan sebelumnya, di awal tidak masalah Anda hanya fokus agar dapur bisa ngebul, fokus pada jualan. Dari situ mulai sisihkan keuntungannya untuk naik level ke tahapan selanjutnya. Yaitu membangun kerajaan Bisnis.

BAGAIMANA STRATEGI BISNIS ONLINE YANG SAYA LAKUKAN?

Catat baik-baik, untuk mempunyai kerajaan bisnis yang besar Anda harus membangun 3 hal di bawah ini :

  • Personal Branding
  • Komunitas
  • Brand Bisnis

Kita bahas satu-satu ya :

PERSONAL BRANDING

Personal branding yang kuat akan menghadirkan tingkat kepercayaan yang kuat dari pelanggan, jika Anda mempunya ini, apapun yang Anda pasarkan dengan harga berapapun pelanggan percaya 100%, tidak takut tertipu.

Cerita sedikit ya…

Dulu saat personal branding saya belum terbangun sama sekali, ketika ada orang yang menghubungi dan mau mendaftar kursus, sering kali bertanya panjang lebar tentang kursusnya dan tentang saya. Mereka ragu untuk mendaftar dan transfer, takut tertipu. Padahal dulu investasi kursusnya hanya 1,5juta.

Sekarang saat personal branding sudah perlahan demi perlahan terbangun, tidak ada lagi yang ragu dan bertanya macam-macam ketika mendaftar kursus. Mereka langsung transfer, padahal investasi kursusnya sudah naik berkali lipat dari investasi sebelumnya.

Tentu personal branding yang dibangun harus menyesuaikan dengan produk yang ingin dipasarkan, harus selaras satu sama lain.

Ada beberapa pengusaha yang saya temui, mereka baru menentukan produk yang mereka jual setelah personal branding mereka terbangun. Mereka melihat audience mereka lebih banyak dari kalangan mana, dan kira-kira produk apa yang audience butuhkan. Disitu mereka membuka bisnisnya.

Contoh misalnya mas Rendy Reza PPA, saat personal brandingnya sudah terbentuk, baru kemudian beliau membuka bisnis Travel Umroh dan Wisata Religi. Menyesuaikan dengan audience yang dimilikinya. Setau saya mas Rendy Reza awalnya tidak ada niat sama sekali membuka bisnis ini. Dan Boom even-even yang diadakan bisnisnya selalu ramai.

Untuk yang ini bisnisnya baru dipikirkan ketika personal branding sudah terbentuk.

Bagaimana cara membangun personal branding?

Banyak cara membangun personal branding, tapi yang menurut saya paling cepat adalah dengan menerbitkan karya berupa buku. Ini efeknya sangat Dahsyat.

Saat buka pertama saya terbit 1 tahun yang lalu, dampaknya sangat luar biasa. Dari banyaknya panggilan mengisi seminar, training-training diperusahaan sampai ke kelas-kelas pelatihan yang saya buka selalu ramai.

Contoh lain yang bisa Anda lihat adalah Kang Dewa Eka Prayoga, bagaimana personal branding yang kuat berefek pada larisnya produk apapun yang dipasarkannya.

Saat bertemu di Bali beberapa tahun lalu, Kang Dewa pernah bertanya pada saya “Mas Defri, kalau saya pakai jasa SEOnya bisa?” sontak saya jawab. “Kang Dewa mah tidak butuh SEO. Tinggal posting saja di sosial media jualannya pasti langsung LARIS 🙂 .”

KOMUNITAS

Setelah personal branding terbangun, berikutnya yang perlu Anda bangun adalah KOMUNITAS. Bagaimana kekuatan komunitas bisa membesarkan bisnis. Tapi perlu diingat untuk komunitas ini berikan value kepada membernya jangan hanya dijuali saja. Bisa bubar komunitasnya.

Ketika personal branding tidak didukung dengan komunitas yang kuat, maka bisnis hanya bergantung kepada Anda saja. Ada Anda bisnis jalan, tanpa Anda bisnis berantakan.

Di komunitas ini Anda bisa mengangkat nama orang-orang baru, bisa mengangkat tim Anda atau nama anggota komunitas lainnya yang sudah teruji loyalitasnya. Sehingga komunitas ini bukan hanya tentang Anda tapi tentang kebersamaan dan saling berbagi.

Ada satu pengusaha busana muslim, beliau membangun komunitas setelah personal brandingnya.cukup kuat. Saat ini, ketika launching produk baru, pengusaha ini hanya membuat even yang selaras dengan produknya seperti motivasi Islami dan even lain sejenis. Evennya tentu saja dibarengi dengan launching produk baru tersebut. Dan Boom produknya selalu habis hanya dalam hitungan jam.

Dan saat komunitas sudah membesar, ada atau tidak adanya Anda tidak lagi jadi masalah. Siapapun pembicaranya InsyaAllah member-member komunitas tetap hadir meramaikan acara.

BRAND BISNIS

Terakhir yang perlu Anda bangun adalah brand bisnis, untuk ketiganya bebas ya bisa dibangun secara bersamaan dengan sayarat Anda sudah memiliki tim. Bisa juga dibangun bertahap, satu per satu.

Kenapa harus membangun Brand Bisnis?

Strategi Bisnis Online untuk keluar dari perang harga adalah dengan membangun Brand Bisnis, lihat bagaimana samsung bisa menjual handphone dengan harga yang cukup mahal disaat merk-merk lain banting-bantingan harga.

Hal ini karena apa?

Hanya karena ada logo Samsungnya.

Lihat juga bagaimana Iphone bisa menjual produk mereka dengan harga yang fantastis. Ini juga karena brand mereka.

Coba bayangkan Anda membeli hp samsung atau iphone dengan harga selangit. Maukah Anda membeli produk yang sama kalau tidak ada logo samsung atau logo apple di HP nya?

Kita sedang bicara produk yang sama, hanya saja tidak diberi logonya. Artinya fiturnya tetap sama dan lain-lainnya tetap sama. Hanya tidak ada logonya saja. Maukah Anda membayarnya dengan harga yang sama (Mahal)?

Saya yakin 100% Anda tidak akan bersedia membayarnya dengan harga yang sama (mahal).

Inilah kekuatan brand.

 

Contoh mereka yang menggunakan straregi bisnis ini :

  • Guru saya mas Jaya Setiabudi
    • Personal Branding : Jaya Setiabudi
    • Komunitas : Komunitas Yubi
    • Brand Bisnis : Yukbisnis
  • Kang Dewa Eka Prayoga
    • Personal Branding : Dewa Selling
    • Komunitas : Jago Jualan
    • Brand Bisnis : Billionaire Store
  • Kek Jamil Azzaini
    • Personal Branding :Jamil Azzaini
    • Komunitas : Sukses Mulia
    • Brand Bisnis : Kubik Leadership

Dan masih banyak lagi.

 

Mas sepertinya dari tadi baru bahas Strategi Bisnis Umumnya saja, belum bahas Strategi Bisnis Online. Bagaimana menerapkannya di Online?

Setiap media online yang Anda gunakan buat 3 akun.

Contoh jika Anda menggunakan media instagram, buat 3 akun instagram

  • Akun Personal
  • Akun Komunitas
  • Akun Bisnis

Jika Anda menggunakan Facebook, buat

  • Akun personal / Fanspage personal
  • Grup Facebook untuk komunitas
  • Fanspage jualan untuk promosi

Jika Anda menggunaka website buat 3 web

  • Web personal
  • Web komunitas
  • Web Bisnis

Penerapannya

Akun personal : jangan terlalu banyak jualan, kecuali personal brandingnya sudah sangat kuat. Disana hanya sharing-sharing dan share aktifitas sehari-hari.

Akun Komunitas : sharing-sharing ilmu yang berkaitan dengan produk, misal produknya busana muslim bisa sharing-sharing ceramah keagamaan dan lainnya. Disini tidak harus selalu Anda yang sharing tapi member lainnya atau orang-orang yang Anda tunjuk.

Akun Bisnis : disini tempat Anda hard selling, tidak perlu sharing langsung jualan saja.

Setelah personal branding dan komunitas terbangun, sesekali promokan akun bisnis atau web bisnisnya. Dengan begitu bisnis LARIS karena sudah terbangunnya kepercayaan.

Sekali lagi dibeberapa bisnis mungkin penerapannya akan berbeda.

Silahkan dicoba…

 

Bantu share ya agar semakin banyak orang yang mendapatkan manfaatnya. Mudah-mudahan dengan men-share Anda mendapatkan pahala yang tak putus dari membagikan ilmu yang bermanfaat.

 

Jika Anda menyukai artikel di atas saya yakin Anda juga menyukai artikel terkait bisnis lainnya disini >> Kategori Bisnis

 

Bagi Anda yang ingin dibimbing langsung dalam belajar bisnis online bisa mengikuti program program kami disini >> [[BELAJAR BISNIS ONLINE]] atau [[KURSUS SEO]].

 

Bantu Share Ya :)

Dapatkan update SEO Terbaru di Channel Telegram kami

Join Channel Telegram

Comment Closed: Strategi Bisnis Online

Sorry, comment are closed for this post.