Menu Click to open Menus
Home » Motivasi » Kesombongan yang Membunuh Ku

Kesombongan yang Membunuh Ku

(250 Views) February 8, 2018 8:00 am | Published by

Kesombongan yang Membunuh Ku

Ceritanya dulu di zaman Jahiliyah pernah dapat sebuah projek yang bisa dibilang cukup besar untuk ukuran saat itu.

  • Saya : Dari hasil riset bagus nih Pak, SAYA JAMIN setelah webnya masuk halaman satu GOOGLE order melimpah
  • Klien : Oke Def kalau gitu, kita deal. Berapa lama sampai web ku naik ke halaman satu Google?
  • S : Kurang lebih 3 bulanan Pak.
  • K : Kalau bisa lebih cepat ya.
  • S : Siap, diusahakan.

Singkat cerita deal lah projek tersebut, dan dimulai pekerjaan optimasi website hingga masuk halaman satu Google.

Alhamdulillah ternyata lebih cepat website ini masuk ke halaman satu Google, hanya butuh waktu 2 bulan. Karena senang, saya langsung memberitahukan ke klien via telp

  • Saya : Pak, webnya sudah masuk halaman satu Google di beberapa kata kunci.
  • Klien : Bagus dong kalau gitu.
  • S : Siap-siap aja Pak, sebentar lagi badai order datang.
  • K : Mantap, kalau itu terjadi saya kasih bonus kamu Def.

 

Dua minggu berlalu dari percakapan di atas, tiba-tiba HP berdering. Klien tadi telp.

  • S : Hallo Pak.
  • K : Def bisa ke kantor hari ini.
  • S : Bisa Pak (dalam hati, Mau dapat bonus nih kayanya)

 

Sampai dikantor dan masuk keruangan Klien, bukannya bonus yang didapat tapi komplen yang cukup keras.

  • K : (Dengan nada keras) Mana Def, OMONG BESAR kamu. Katanya kalau sudah di halaman satu Google banyak order. Mana buktinya?
  • D : Serius Pak, blm ada order?
  • K : Jangankan order, yang telp dari web aja gak ada.
  • D : Sebentar Pak saya cek dulu.
    Dari data Analyticsnya trafficnya bagus ko Pak.
  • K : Aku gak perduli dengan data itu, yang jelas sampai saat ini belum ada order.
  • D : Baik Pak, saya coba riset lagi apa penyebabnya.
  • K : Kalau dalam beberapa hari gak ada yang telp juga, saya minta refund aja. Saya sudah menunggu terlalu lama.
  • D : Baik Pak, kasih saya waktu satu minggu.
    Kalau dalam satu minggu belum ada yang telp, saya refund 100%.

 

Pulang dari kantor klien sambil merenung, apa yang salah ya?

Website sudah di halaman satu Google dengan kata kunci penjualan, traffic sudah bagus. Kenapa belum ada order ya.

Dari sana mampir ke sebuah Masjid untuk Sholat. Dan tiba-tiba teringat perkataan ku dulu “Dari hasil riset bagus nih Pak, SAYA JAMIN setelah webnya masuk halaman satu GOOGLE order melimpah”.

“Dari hasil riset bagus nih Pak, SAYA JAMIN setelah webnya masuk halaman satu GOOGLE order melimpah”

Astagfirulloh, waktu itu saya bilang SAYA JAMIN ORDER MELIMPAH.

Sombong sekali saya ini.

Saat itu juga saya langsung minta ampun.

Ya Allah saya sudah sombong, maafkan saya ya Allah. Saya sadar semua Rezeki dan order itu dari Engkau Ya Allah bukan karena saya.

SEO hanyalah bentuk ikhtiar saya, masalah hasil Engkaulah yang menentukan.

Ajaib, beberapa jam setelah berdoa tiba-tiba klien tadi telp.

  • K : Hallo Def, Mantap sejak kamu pulang tadi tiba- tiba CS ku bilang banyak yang telp dari web.
  • S : Alhamdulillah Pak.
  • K : Mudah mudahan terus seperti ini. Gak kaya kemarin sepi.
  • S : InsyaAllah Pak.

Hanya karena kesombongan order yang secara data harusnya bagus bisa jadi sepi seperti itu.

SEO, ADWORDS, FB ADS hanyalah bentuk ikhtiar kita, masalah hasil itu urusan Allah.

NB :

  • Cerita ini diambil dari kisah nyata, hanya saja percakapan dan kejadian yg diceritakan sedikit berbeda.
  • Tulisan ini pernah saya share di Grup Jago Jualan tanggal 14 Desember 2017
  • Tulisan ini boleh di SHARE ko 🙂
Bantu Share Ya :)

Dapatkan update SEO Terbaru di Channel Telegram kami

Join Channel Telegram

Categorised in:

Comment Closed: Kesombongan yang Membunuh Ku

Sorry, comment are closed for this post.