Menu Click to open Menus
Home » Belajar SEO » Tips Menulis Konten SEO 2019 dari Pakar SEO Luar

Tips Menulis Konten SEO 2019 dari Pakar SEO Luar

(163 Views) June 24, 2019 5:45 am | Published by

Tips Menulis Konten SEO 2019 dari Pakar SEO Luar

Seperti yang sudah kami sampaikan pada beberapa tulisan sebelumnya, dalam satu tahun terakhir algoritma Google melakukan banyak update yang membuat cara menulis konten SEO berubah drastis dari tahun-tahun sebelumnya.

Tulisan ini dibuat dari berbagai referensi Pakar SEO Luar Negeri dan berdasarkan pengalaman pribadi hasil praktek di lapangan, kami akan coba bahas teknik mana yang masih efektif dan yang sudah tidak lagi efektif.

Sebelum membahas lebih jauh seputar teknik penulisan konten SEO terbaru, lebih dulu akan kami bahas mengapa sangat penting mempelajari teknik ini.

Mengapa penting mempelajari Teknik Penulisan Konten SEO Terbaru?

Update algoritma Google lebih menekankan pada SEO On Page daripada SEO Off Page atau backlink. Google lebih menekankan pada performa website seperti kecepatan akses website, selain itu juga pada konten website yang dituntut orisinil, bagus, dan bermanfaat untuk user mereka.

Jadi untuk bermain SEO hari ini Anda harus bisa membuat konten yang orisinil, bagus dan bermanfaat. Selain tentu saja dipadukan dengan sedikit teknik pembuatan konten yang SEO Friendly.

Jadi backlink sudah tidak penting, mas Defri?

Sampai tulisan ini dibuat, backlink masih cukup penting. Hanya saja efeknya sudah tidak seperti tahun-tahun sebelumnya. Di beberapa uji coba yang kami lakukan, ketika kami langsung membuat backlink tanpa memperbaiki SEO On Page website peringkatnya tidak naik. Hal sebaliknya, ketika kami fokus di SEO On Page seperti perbaikan performa website dan penulisan Konten SEO. Peringkatnya naik.

Untuk keyword persaingan tinggi kita masih membutuhkan backlink.  Yang perlu diingat, sebelum melakukan backlink pastikan teknik backlink yang Anda lakukan masih aman. Update Google belakangan ini lebih banyak dilakukan untuk memberantas backlink terutama backlink spam. Jadi, tetap selalu berhati-hati.

Hal di atas juga dilakukan oleh salah satu alumni pelatihan Kursus SEO yang menangani salah satu website dakwah terkenal (maaf tidak bisa saya sebutkan disini apa websitenya), yang dilakukan alumni ini setelah memperbaiki performa websitenya hanya posting artikel-artikel bermanfaat dengan teknik yang kami ajarkan tanpa backlink. Alhasil, hampir semua keyword yang ditargetkan masuk halaman satu Google tanpa melakukan aktivitas backlink.

Ketika authority website sudah kuat, itulah yang terjadi. Di website ini kami juga beberapa kali melakukan tes, satu teknik yang kami beri nama THE FLASH SEO, hanya dalam beberapa jam bahkan menit, website berhasil masuk halaman satu Google. Tentu saja dalam waktu singkat tersebut kami sama sekali tidak sempat melakukan backlink. Dan sampai tulisan ini dibuat konten-konten tersebut masih belum di backlink, peringkatnya masih aman di halaman satu Google.

Untuk tulisan terkait serangkaian uji coba The Flash SEO, Anda bisa baca pada artikel-artikel sebelumnya di website ini. Kalau tidak salah uji coba mulai dilakukan sejak Januari 2019.

Jadi, ini beberapa alasan mengapa penting mempelajari teknik pembuatan konten SEO di era Google saat ini.

Kembali ke Topik

Disini kami membahas poin per poin beberapa teknik penulisan konten SEO dari zaman old hingga zaman now. Dan menerangkan apakah tekniknya masih bisa digunakan untuk saat ini atau tidak.

Teknik Konten SEO

1. Penulisan Keyword di Judul

Teknik yang satu ini sangat umum, banyak sekali pakar SEO baik di dalam maupun di luar negeri yang membahasnya. Namun apakah teknik ini masih efektif?

Jawabannya

Ya, teknik ini masih efektif. Hanya saja Google saat ini sudah mengerti persamaan kata. Artinya Anda tidak perlu menuliskan semua keyword yang ditargetkan jika itu termasuk persamaan katanya.

Contohnya ketika kami menargetkan keyword Ahli SEO Terbaik. Konten ini masuk halaman satu Google untuk kata kunci Ahli SEO Terbaik dan Pakar SEO Terbaik tanpa saya menuliskan kata Pakar SEO Terbaik di judulnya. Lihat gambar :

Peringkat keyword Pakar SEO Terbaik

Judul Ahli SEO Terbaik

Di judulnya saya hanya menulis keyword ahli SEO terbaik – Defriansyah tanpa menuliskan kata Pakar SEO terbaik. Tapi saat di cek di Google untuk keyword Pakar SEO Terbaik kontennya tetap masuk halaman satu Google. Hal ini karena Google menganggap kedua kata ini merupakan persamaan kata.

Artinya disini cara lama yang menuliskan semua kata kunci di judul tidak berlaku, kecuali mungkin kata kunci yang ditargetkan bukan termasuk persamaan kata.

2. Penulisan Keyword di Meta Title

Teknik kedua ini juga umum dilakukan, hampir sama dengan pembahasan pada poin pertama.  Penulisan keyword pada meta title masih efektif dilakukan, hanya saja yang perlu diingat Google sudah mengerti persamaan kata.

Oh ya mungkin ada yang belum mengerti apa perbedaan title (judul) dengan meta title ya, oke kita bahas sedikit.

Title (judul) adalah judul yang tampil di halaman website contohnya ini :

Contoh Judul

Sedangkan meta title adalah judul yang tampil di halaman Google, contohnya ini :

Contoh Meta Title

Untuk dapat menuliskan meta title di dalam website, Anda membutuhkan fitur SEO tambahan. Jika website menggunakan wordpress, Anda bisa menginstal plugin yoast SEO atau plugin All in One SEO. Untuk selain wordpress silahkan konsultasi dengan developernya ya.

3. Penulisan Keyword di Meta Description

Meta description adalah deskripsi singkat yang tampil di halaman pencarian Google, contohnya :

Contoh Meta Description

Apakah masih efektif menuliskan keyword di meta description?

Jawabannya

Ya, masih sangat efektif. Dan masih sama dengan pembahasan di dua poin sebelumnya. Google sudah bisa membaca persamaan kata. Jadi, tidak perlu menuliskan semua kata kunci yang ditargerkan di dalam meta description jika kata kunci yang ditargetkan merupakan persamaan kata.

4. Keyword diberi huruf tebal (bold)

Satu keyword dalam isi konten di beri huruf tebal, apakah masih efektif?

Ini termasuk perdebatan para pakar SEO. Sebagian bilang masih efektif, sebagian bilang sudah tidak efektif. Saya sendiri karena sudah menjadi kebiasaan masih menerapkan ini pada beberapa konten hasilnya peringkatnya tetap naik.

Tapi, pada konten lain yang tidak menerapkan peringkatnya juga naik. Untuk kasus teknik yang satu ini bergantung pada keyakinan Anda saja, kalau yakin masih efektif, lakukan. Kalau tidak yakin jangan lakukan keduanya InsyaAllah tidak menjadi masalah.

5. Keyword diberi huruf miring

Teknik ke-5 memberi huruf miring pada satu keyword yang ditargetkan dalam isi konten.

Ini hampir sama dengan teknik ke-4, sama-sama ada perdebatan. Tapi saya sendiri sudah sangat lama tidak melakukan hal ini. Dan nyatanya peringkat keyword yang ditargetkan tetap naik. Untuk yang satu ini saya ambil kesimpulan tidak perlu dilakukan, ya!

6. Keyword diberi garis bawah (underline)

Teknik ke-6 memberi underline pada salah satu keyword dalam isi konten.

Ini juga hampir sama dengan teknik ke-4 dan ke-5, saya sendiri sudah lama tidak melakukannya dan peringkat keyword tertarget tetap naik. Jadi tidak perlu dilakukan.

Mas Defri, kalau saya tetap melakukan teknik-4, 5 dan ke 6 apa efeknya?

Efeknya ya, kalau teknik ke-4 yaitu memberi huruf tebal pada salah satu keyword sepengalaman saya tidak masalah. Tapi untuk teknik ke-5 memberi huruf miring dan teknik ke 6 memberi underline pada salah satu keyword saya sudah sangat lama tidak melalukan ini. Jadi efeknya sama sekali tidak tau.

Mau tidak mau harus dicoba, nanti kalau sudah tau bagaimana hasilnya jangan lupa share ke saya, ya! 🙂 .

Namun, dari sekian banyak artikel yang saya baca, dari tulisan-tulisan pakar SEO luar, sebagian besar mengatakan 3 cara ini sudah tidak efektif, tidak mempengaruhi kenaikan peringkat. Hanya saja saya belum pernah temukan artikel yang menyatakan efek negatif dari melakukan 3 teknik ini.

7. Memasukan Alt text pada gambar

Teknik ke-7 adalah memasukan alternatif text pada gambar, apakah masih efektif?

Jawabannya

Ya, masih efektif dan saya sendiri masih melakukannya. Karena sampai saat ini Google belum bisa membaca konten multimedia seperti gambar. Jadi kita perlu membuat alt text pada gambar tersebut. Agar Google paham, gambar yang di posting gambar apa.

Tidak terasa tulisannya sudah sangat panjang, mungkin ini dulu ya yang bisa saya share pada tulisan kali ini. Lain waktu kita bahas lagi.

Hanya ini saja mas Defri teknik menulis konten SEOnya?

Sebenarnya masih ada beberapa lagi, masih panjang. Berhubung saat ini sudah jam 02.43 pagi saya selesaikan sampai disini dulu ya 🙂 .


Mau dibimbing belajar SEO bersama saya dan tim?

Rencananya bulan Juli ini kami akan membuka kelas Laskarseo.

2 bulan belajar SEO dibimbing secara online.

Investasi 3,5juta, jauh lebih murah dari kelas Private SEO.

Informasi lengkap KLIK DISINI


 

Bantu Share Ya :)

Dapatkan update SEO Terbaru di Channel Telegram kami

Join Channel Telegram

Comment Closed: Tips Menulis Konten SEO 2019 dari Pakar SEO Luar

Sorry, comment are closed for this post.